Komponen
isi (bahan pengajaran)
Kurikulum dalam komponen isi adalah suatu yang
diberikan kepada anak didik untuk bahan belajar mengajar guna mencapai tujuan.
Kurikulum memiliki criteria yang membantu perencanaan pada kurikulum. Criteria
kurikulum adalah sebagai berikut.
·
Sesuai, tepat dan bermakna bagi
perkembangan siswa
·
Mencerminkan kenyataan social
·
Mengandung pengetahuan ilmiah yang tahan
uji
·
Menunjang tercapainya tujuan pendidikan
Bahan yang bersifat representational dimaksudkan
bahan kurikulum yang dapat menyampaikan sesuatu yang lain lebih dari sekedar
barangnya itu sendiri. Bahan kurikulum yang representational itu perlu
dibedakan dengan sarana kurikulum seperti alat-alat tulis, model, organisme
biologis, dan sebagainya walau yang disebut terakhir itu juga memberikan
fasilitas belajar.
Karakteristik bahan kurikulum yang lain adalah bahan
itu secara sungguh-sungguh memberikan fasilitas balajar. Jadi, bahan tersebut
memang secara sengaja dirancang dan dibuat untuk maksud atau mempermudah
pengajaran.
Proses penyelesaian bahan kurikulum yang bersifat
formal terdiri sejumlah tahap. Gall mengemukakan ada Sembilan tahap yang harus
dilalui yaitu :
1. Identifikasi
kebutuhan
2. Meneruskan
misi kurikulum
3. Menentukan
anggaran pembiayaan
4. Membentuk
tim penyeleksi
5. Mendapatkan
susunan bahan
6. Menganalisis
bahan
7. Menilai
bahan
8. Membuat
keputusan adopsi
9. Menyebarkan,
mepergunakan, dan memonitor penggunaan
Isi kurikulum biasanya di analisis dengan pengertian
bahan pengajaran atau tujuan tingkah laku, dan pendekatan yang lain memandang
isi dalam pengertian cangkupan dan urutan. Berikut akan dikemukakan beberapa
sub bagian isi yaitu :
1. Pendekatann
: filsafat, nilai-nilai, dan praduga tertentu yang mempemgaruhi pengembahan
bahan.
2. Bentuk
tujuan pengajaran : keluaran belajar yang dapat dicapai melalui bahan itu.
3. Jenis-jenis
tujuan pengajaran : klasifikasi tujuan pengajaran yang pada umumnya meliputi
ranah kognitif, efektif, dan psikotorik yang disarankan oleh Bloom (1956)
4. Orientasi
masalah : isi bahan yang berupa sesuatu yang dipelajari.
5. Multikulturalisme
: isi yang mencerminkan perspektif dan konstribusi berbagai kelompok kultur dan
etnik.
6. Cakupan
dan urutan : luas topic dan bagaimana sajian urutnya.
Penilaian bahan kurikulum terhadap suatu kurikulum
dapat dilakukan melalui tiga strategi yatitu :
1. Memeriksa
bahan itu sendiri
2. Membaca
review kritik atau laporan bahan teknis dari studi evaluasi yang dilakukan
evaluator
3. Melakukan
tes lapangan terhadap bahan (Gall)
Pembuatan keputusan
adopsi bahan (make an adoption decision) pembuatan keputusan untuk mengadopsi
bahan merupakan langkah terakhir dalam proses penyelesaian bahan. Dilaluinya
langkah-langkah sebelumnya di atas secara sistematis, dimaksudkan agar dalam
pembuatan keputusan mengadopsi bahan kurikulum sebagai bagian keseluruhan
proses pengembangan kurikulum dapat dipertanggung jawabkan. Setelah bahan
adopsi ditetapkan, selesailah tugas penyaksian bahan kurikulum sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar