Rabu, 17 Juni 2015

komponen isi (bahan kurikulum)







Komponen isi (bahan pengajaran)

Kurikulum dalam komponen isi adalah suatu yang diberikan kepada anak didik untuk bahan belajar mengajar guna mencapai tujuan. Kurikulum memiliki criteria yang membantu perencanaan pada kurikulum. Criteria kurikulum adalah sebagai berikut.
·        Sesuai, tepat dan bermakna bagi perkembangan siswa
·        Mencerminkan kenyataan social
·        Mengandung pengetahuan ilmiah yang tahan uji
·        Menunjang tercapainya tujuan pendidikan
Bahan yang bersifat representational dimaksudkan bahan kurikulum yang dapat menyampaikan sesuatu yang lain lebih dari sekedar barangnya itu sendiri. Bahan kurikulum yang representational itu perlu dibedakan dengan sarana kurikulum seperti alat-alat tulis, model, organisme biologis, dan sebagainya walau yang disebut terakhir itu juga memberikan fasilitas belajar.







Karakteristik bahan kurikulum yang lain adalah bahan itu secara sungguh-sungguh memberikan fasilitas balajar. Jadi, bahan tersebut memang secara sengaja dirancang dan dibuat untuk maksud atau mempermudah pengajaran.
Proses penyelesaian bahan kurikulum yang bersifat formal terdiri sejumlah tahap. Gall mengemukakan ada Sembilan tahap yang harus dilalui yaitu :
1.     Identifikasi kebutuhan
2.     Meneruskan misi kurikulum
3.     Menentukan anggaran pembiayaan
4.     Membentuk tim penyeleksi
5.     Mendapatkan susunan  bahan
6.     Menganalisis bahan
7.     Menilai bahan
8.     Membuat keputusan adopsi
9.     Menyebarkan, mepergunakan, dan memonitor penggunaan
Isi kurikulum biasanya di analisis dengan pengertian bahan pengajaran atau tujuan tingkah laku, dan pendekatan yang lain memandang isi dalam pengertian cangkupan dan urutan. Berikut akan dikemukakan beberapa sub bagian isi yaitu :
1.     Pendekatann : filsafat, nilai-nilai, dan praduga tertentu yang mempemgaruhi pengembahan bahan.
2.     Bentuk tujuan pengajaran : keluaran belajar yang dapat dicapai melalui bahan itu.
3.     Jenis-jenis tujuan pengajaran : klasifikasi tujuan pengajaran yang pada umumnya meliputi ranah kognitif, efektif, dan psikotorik yang disarankan oleh Bloom (1956)








4.     Orientasi masalah : isi bahan yang berupa sesuatu yang dipelajari.
5.     Multikulturalisme : isi yang mencerminkan perspektif dan konstribusi berbagai kelompok kultur dan etnik.
6.     Cakupan dan urutan : luas topic dan bagaimana sajian urutnya.
Penilaian bahan kurikulum terhadap suatu kurikulum dapat dilakukan melalui tiga strategi yatitu :
1.     Memeriksa bahan itu sendiri
2.     Membaca review kritik atau laporan bahan teknis dari studi evaluasi yang dilakukan evaluator
3.     Melakukan tes lapangan terhadap bahan (Gall)
Pembuatan keputusan adopsi bahan (make an adoption decision) pembuatan keputusan untuk mengadopsi bahan merupakan langkah terakhir dalam proses penyelesaian bahan. Dilaluinya langkah-langkah sebelumnya di atas secara sistematis, dimaksudkan agar dalam pembuatan keputusan mengadopsi bahan kurikulum sebagai bagian keseluruhan proses pengembangan kurikulum dapat dipertanggung jawabkan. Setelah bahan adopsi ditetapkan, selesailah tugas penyaksian bahan kurikulum sekolah.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar